Selasa, 23 September 2025

 MATERI AJAR RABU, 24 SEPTEMBER 2025

 

Hari, Tanggal       : Rabu, 17 September 2025
Kelas                  : 1 B
Mata Pelajaran    : Matematika dan Bahasa Indonesia 
Guru Kelas          : Muslana, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.

📌 Metode dan Media ajar
     Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning
     Media ajar: Video pembelajaran, Kartu Angka, LKPD
📌 Capaian Pembelajaran (CP):
  1. Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
  2. Murid mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa. Murid mampu membaca kata-kata yang dikenalinya sehari-hari dengan fasih. Murid mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Murid mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi. 
📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) 
  1. Murid dapat melakukan operasi hitung pengurangan sampai bilangan 10
  2. Murid dapat mengenal tanda tanya dan tanda seru
📌 Tujuan Pembelajaran (TP):
  1. Melakukan operasi hitung pengurangan sampai bilangan 10

  2. Menyelesaikan soal tentang kalimat tanda tanya dan tanda seru serta suku kata


Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
 
Selamat pagi ananda sholeh sholehah.  Pada pertemuan sebelumnya kita telah mempelajari Operasi hitung penjumlahan bilangan sampai 10.  Nah pada pertemuan kali ini kita akan melanjutkan materi Bahasa Indonesia dan Matematika. Oke mari sama-sama kita simak penjelasan berikut,  semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^

Materi Matematika
Penjumlahan adalah cara untuk menggabungkan dua kelompok benda atau lebih menjadi satu kelompok. Tanda penjumlahan: (+) Contoh: 2 + 3 = 5 (Dua ditambah tiga sama dengan lima)
Cara menjumlahkan: 
Menggunakan benda-benda di sekitar kita (misalnya, kelereng, pensil).
Menggunakan garis bilangan.
Menggunakan jari.

Pengurangan

Apa itu pengurangan? Pengurangan adalah cara untuk mengurangi jumlah benda dalam suatu kelompok. Tanda pengurangan: (-) Contoh: 5 - 2 = 3 (Lima dikurangi dua sama dengan tiga)

Cara mengurangkan: 

Menggunakan benda-benda di sekitar kita. 
Menggunakan garis bilangan.
Menggunakan jari.

Kata-kata yang sering digunakan dalam penjumlahan dan pengurangan: Penjumlahan: ditambah, jumlah, seluruhnya, gabungan.
Pengurangan: dikurangi, sisa, selisih.

Contoh Soal: 
Penjumlahan: 
Andi punya 3 buah apel, Budi punya 2 buah apel. Berapa jumlah apel mereka? 
(3 + 2 = 5 buah apel)

Pengurangan: 
Ibu membeli 5 buah jeruk. Ayah makan 2 buah jeruk. Berapa sisa jeruk? 
(5 - 2 = 3 buah jeruk)

LATIHAN SOAL



Materi Bahasa Indonesia


Bermain adalah kegiatan yang menyenangkan. Bermain juga bisa dilakukan sendiri atau bersama teman. Saat bermain kita belajar bekerja sama, jujur dan mematuhi aturan. Dalam bermain kita juga harus Hati-Hati. 
Ayo kita nyanyikan lagu Kalau Kau Suka Hati agar anak anak lebih semangat lagi. 
Good job anak sholih sholihah sudah semangat. 
Setelah kita bersama sama bernyanyi dan menirukan gerakan mari kita mengenal tanda baca pada kalimat yaitu tanda tanya dan tanda seru.. Lihat video berikut ini..


Tanda baca tanya (?) dan tanda seru (!) memiliki fungsi yang berbeda, yaitu:
 - Tanda tanya digunakan untuk mengakhiri kalimat tanya dan menandai bagian kalimat yang diragukan. Contoh kalimat tanya adalah "Sampai di mana ini?" 

- Tanda seru digunakan untuk mengakhiri kalimat seru, larangan, dan perintah. Contoh kalimat perintah yang diakhiri dengan tanda seru adalah "Tolong matikan lampu di ruang itu!" Tanda seru juga bisa digunakan untuk menunjukkan perasaan yang intens atau mendapatkan perhatian. 

Tanda tanya dan tanda seru termasuk tanda baca yang menandai akhir kalimat.
 
Mengenal suku kata dari awalan huruf C

Sumatif Harian 2 Bahasa Indonesia
REFLEKSI/KESIMPULAN PEMBELAJARAN 
Berdasarkan pembelajaran hari ini dapat di simpulkan bahwa murid dapat menyelesaikan sumatif harian 2 dengan mandiri dan baik serta sebagian murid sudah dapat mengenal operasi hitung pengurangan dan sebagian murid masih perlu bimbingan dengan guru terkait pemahaman materi operasi hitung pengurangan.

Senin, 22 September 2025

 MATERI AJAR SELASA, 23 SEPTEMBER 2025

 

Hari, Tanggal       : Selasa, 23 September 2025
Kelas                  : 1 B
Mata Pelajaran    :  Seni Rupa dan Pendidikan Pancasila 
Guru Kelas          : Muslana, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.


📌 Metode dan Media ajar

     Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning

Media ajar: Video pembelajaran, LKPD


📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid memahami unsur rupa di lingkungan sekitarnya dan menyimpulkan hasil pemahaman atas dua unsur rupa
  2. Murid mampu mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, mengenal para perumusan pancasila. 


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenali dua unsur rupa: garis, bidang dan warna dalam lingkungan sekitar.      
  2. Murid dapat mengenal manfaat aturan di lingkungan keluarga dan sekolah

📌 Tujuan Pembelajaran (TP):

  1. Memahami unsur rupa (warna) di lingkungan sekitarnya.
  2. Mengenal manfaat aturan di lingkungan keluarga dan sekolah..


Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^ 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah..  Pada pertemuan sebelumnya kita telah melaksanakan kegiatan pembelajaran membandingkan banyak benda. Nah pada pertemuan kali ini kita masuk pada pelajaran pendidikan pancasila yaitu simbol pancasila dan seni rupa mengenal garis. Oke mari sama-sama kita simak penjelasan materinya di bawah ini yaa,  semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^

📌 Materi Seni Rupa 
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!


Setelah mempelajari tentang garis dan bentuk anak anak akan mempelajari unsur seni. Sekarang ananda masuk dalam mengenal warna dalam lingkungan sekitar. 

Pengenalan Warna Dasar

  • Apa itu warna?
    • Warna adalah sesuatu yang membuat benda terlihat berbeda-beda.
    • Warna bisa membuat kita senang, sedih, atau tenang.

Warna-warna dasar:

  • Merah: Seperti warna apel, tomat, atau mobil pemadam kebakaran.
  • Biru: Seperti warna langit, laut, atau baju seragam sekolah.
  • Kuning: Seperti warna matahari, pisang, atau bunga matahari.
  • Hijau: Seperti warna rumput, daun, atau semangka.
  • Ungu: Seperti warna bunga lavender, anggur, atau balon ulang tahun.

Warna Panas

  • Ciri-ciri: Memberikan kesan hangat, semangat, dan energi.
  • Contoh warna: Merah, oranye, kuning.
  • Efek psikologis: Membangkitkan semangat, gairah, dan perhatian. Sering digunakan untuk menonjolkan sesuatu atau menciptakan suasana yang ceria.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Matahari, api, makanan pedas.

Warna Dingin

  • Ciri-ciri: Memberikan kesan tenang, sejuk, dan damai.
  • Contoh warna: Biru, hijau, ungu.
  • Efek psikologis: Menenangkan pikiran, mengurangi stres, dan menciptakan suasana yang nyaman. Sering digunakan untuk menciptakan kesan luas dan kedalaman.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Langit, laut, salju.

Warna Netral

  • Ciri-ciri: Tidak memiliki karakteristik warna panas atau dingin yang kuat.
  • Contoh warna: Putih, hitam, abu-abu, cokelat.
  • Efek psikologis: Menyeimbangkan warna-warna lain, menciptakan latar belakang yang netral, dan memberikan kesan elegan.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Dinding, lantai, pakaian formal.

Perbandingan warna panas, dingin, dan netral


Sumatif Harian 2 Seni Rupa 

📌 Materi Pendidikan Pancasila
Marilah kita simak video pembelajaran berikut ini yaa, 
Let's chek it out!! ^^


Tata tertib adalah peraturan yang dibuat sekolah agar murid lebih disiplin. Tata tertib juga memiliki tujuan sebagai bentuk bahan pendidikan agar murid lebih bisa bertanggung jawab menanggung kesalahan apabila melanggar. Berikut adalah manfaat tata tertib :

1.      - Murid dilatih lebih bertanggung jawab

Seperti yang telah dibahas sebelumnya. Salah satu manfaat tata tertib sekolah adalah mengajarkan murid agar lebih bertanggung jawab. Murid juga belajar menghadapi konsekuensi apabila melanggar aturan yang telah berlaku. Sama seperti ketika guru memberikan tugas rumah untuk murid. Tentu tugas rumah tersebut wajib dikerjakan oleh murid. Jika murid tidak mengerjakan, maka akan ada konsekuensi yang diterima. Dari pengalaman ini, murid akan belajar namanya memegang tanggung jawab.

2.       - Murid berlatih disiplin

Tujuan utama dibuatnya tata tertib sekolah yakni mendisiplinkan murid agar proses belajar berjalan lancar. Hal ini juga merupakan manfaat tata tertib sekolah bagi murid. Tata tertib membuat proses mengajar berjalan lancar, efektif, dan aman.

3.      - Murid berlatih untuk jujur 

      Manfaat tata tertib sekolah lainnya adalah siswa dilatih untuk bersikap jujur. Sifat jujur mungkin memang kedengaran sangat mudah dilakukan. Namun, pada kenyataannya, sikap jujur tak selamanya mudah dilakukan. Salah satu cara untuk melatih siswa bersikap jujur yakni dengan adanya tata tertib sekolah. Ketika murid tidak bisa masuk sekolah, maka mereka diwajibkan membuat surat izin. Peraturan ini membuat siswa diharuskan bertindak jujur. Tata tertib dapat mencegah murid melakukan bolos dan melakukan tindakan yang tidak diinginkan.

4.       - Murid dilatih agar mandiri

Tata tertib sekolah membuat murid lebih mandiri di sekolah. Membentuk karakter murid yang mandiri merupakan manfaat tata tertib sekolah lainnya. Karakter mandiri ini nantinya sangat diperlukan murid saat mereka lulus dari sekolah.







Minggu, 21 September 2025

 MATERI AJAR SENIN, 22 SEPTEMBER 2025

  

Hari, Tanggal       : Senin, 22 September 2025
Kelas                  : 1 B
Mata Pelajaran    : Matematika dan Bahasa Indonesia 
Guru Kelas          : Muslana, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.

📌 Metode dan Media ajar
     Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning
     Media ajar: Video pembelajaran, Kartu Angka, LKPD
📌 Capaian Pembelajaran (CP):
  1. Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
  2. Murid mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa. Murid mampu membaca kata-kata yang dikenalinya sehari-hari dengan fasih. Murid mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Murid mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi. 
📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) 
  1. Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan
  2. Murid dapat menulis benda yang berawalan huruf K.
📌 Tujuan Pembelajaran (TP):
  1. Mengerjakan sumatif harian tentang operasi hitung penjumlahan bilangan sampai 10



Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
 
Selamat pagi ananda sholeh sholehah..  Pada pertemuan sebelumnya kita telah mempelajari warna. Nah pada pertemuan kali ini kita akan melaksanakan sumatif harian 1 pelajaran Matematika dan belajar suku kata dari awalan huruf K . Oke mari sama-sama kita simak penjelasan soal sumatif harian ini yaa,  semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^
Materi Matematika
Penjumlahan adalah gabungan dua bilangan.
Setelah kemarin anak anak mempelajari operasi hitung penjumlahan hitung maju dan memasangkan bilangan hari ini anak anak akan belajar tentang operasi hitung penjumlahan melalui soal cerita.

AMATI GAMBAR BERIKUT!

Berdasarkan gambar berikut

-       Ada berapa burung di pohon? (4)

-       Ada berapa burung yang datang? (2)

-       Berapa jumlah semua burung? (6)

Dari soal cerita berikut operasi hitung penjumlahan bisa ditulis dengan:

Sumatif Harian 2 Matematika




Materi Bahasa Indonesia


Kata-kata dengan Huruf "Ka"
Kain, yaitu benda yang digunakan untuk menutupi tubuh.
- Kaki, yaitu bagian tubuh yang digunakan untuk berjalan.

Kata-kata dengan Huruf "Ki"
- Kiasan, yaitu kata atau kalimat yang mengandung makna tersembunyi dan berbeda dari makna aslinya.
- Kiblat, yaitu arah yang dituju umat Islam pada saat melakukan ibadah sholat.
- Kiwi yaitu salah satu buah yang berwarna hijau

Kata-kata dengan Huruf "Ku"
Kucing, yaitu hewan mamalia berbulu halus yang suka mengeong dan menjadi sahabat manusia.
- Kue, yaitu makanan manis yang terbuat dari tepung, gula, dan bahan lainnya.

Kata-kata dengan Huruf "Ke"
Keberanian, yaitu kata yang memiliki arti keinginan atau kemauan yang kuat. 
- Kebiasaan, yaitu perilaku yang dilakukan secara berulang-ulang.

Kata-kata dengan Huruf "Ko" 
- Komputer, yaitu alat elektronik yang dapat digunakan untuk memproses informasi dan menyelesaikan berbagai macam tugas.
- Kopi, yaitu minuman yang terbuat dari biji kopi yang disangrai dan digiling.


📌 REFLEKSI/KESIMPULAN PEMBELAJARAN

Kamis, 18 September 2025

 MATERI AJAR JUM'AT, 19 SEPTEMBER 2025

 

Hari, Tanggal       : Jum'at, 19 September 2025
Kelas                  : 1 B
Mata Pelajaran    : Seni Rupa 
Guru Kelas          : Muslana, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.

📌 Metode dan Media ajar

     Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning

Media ajar: Video pembelajaran, LKPD


📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid memahami unsur rupa di lingkungan sekitarnya dan menyimpulkan hasil pemahaman atas dua unsur rupa

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenali dua unsur rupa: garis, bidang dan warna dalam lingkungan sekitar.     

📌 Tujuan Pembelajaran (TP):

  1. Mengenal unsur warna  di lingkungan sekitarnya.


Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^ 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah..  Pada pertemuan sebelumnya kita telah melaksanakan kegiatan pembelajaran mengenal aturan di sekolah. Nah pada pertemuan kali ini kita masuk pada pelajaran seni rupa mengenal warna primer. Oke mari sama-sama kita simak penjelasan materinya di bawah ini yaa,  semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^

📌 Materi Seni Rupa 
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!


Setelah mempelajari tentang garis dan bentuk anak anak akan mempelajari unsur seni. Sekarang ananda masuk dalam mengenal warna dalam lingkungan sekitar. 

Pengenalan Warna Dasar

  • Apa itu warna?
    • Warna adalah sesuatu yang membuat benda terlihat berbeda-beda.
    • Warna bisa membuat kita senang, sedih, atau tenang.

Warna-warna dasar:

  • Merah: Seperti warna apel, tomat, atau mobil pemadam kebakaran.
  • Biru: Seperti warna langit, laut, atau baju seragam sekolah.
  • Kuning: Seperti warna matahari, pisang, atau bunga matahari.
  • Hijau: Seperti warna rumput, daun, atau semangka.
  • Ungu: Seperti warna bunga lavender, anggur, atau balon ulang tahun.

Warna Panas

  • Ciri-ciri: Memberikan kesan hangat, semangat, dan energi.
  • Contoh warna: Merah, oranye, kuning.
  • Efek psikologis: Membangkitkan semangat, gairah, dan perhatian. Sering digunakan untuk menonjolkan sesuatu atau menciptakan suasana yang ceria.
  • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Matahari, api, makanan pedas.

Warna Dingin

  • Ciri-ciri: Memberikan kesan tenang, sejuk, dan damai.
  • Contoh warna: Biru, hijau, ungu
  • Efek psikologis: Menenangkan pikiran, mengurangi stres, dan menciptakan suasana yang nyaman. Sering digunakan untuk menciptakan kesan luas dan kedalaman.
    • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Langit, laut, salju.

    Warna Netral

    • Ciri-ciri: Tidak memiliki karakteristik warna panas atau dingin yang kuat.
    • Contoh warna: Putih, hitam, abu-abu, cokelat.
    • Efek psikologis: Menyeimbangkan warna-warna lain, menciptakan latar belakang yang netral, dan memberikan kesan elegan.
    • Contoh dalam kehidupan sehari-hari: Dinding, lantai, pakaian formal.

    Perbandingan warna panas, dingin, dan netral


    Lembar Aktivitas 
    Warnai gambar berikut berdasarkan warna yang sudah dipelajari!