Senin, 26 Agustus 2024

 

Selamat pagi tabik pun

Assalamualaikum anak Sholih dan sholiha ?

Apa kabar hari ini semoga kalian dalam ke adaan sehat walafiat Afiat aamiin, seperti biasa nya sebelum kalian berangkat ke sekolah pastikan kalian sudah sarapan,dan jangan lupa berwudhu terlebih dahulu kemudian membaca doa keluar rumah dan doa naik kendaraan sebelum kalian berangkat ke sekolah 🤗


MATERI HARI INI👇

Hari /Tanggal           : Senin 26 Agustus 2024

Kelas                            : 1c

Mata Pelajaran        : Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia 

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Mengenal aturan di lingkungan keluarga dan sekolah.

  2.     
  3. Menulis kata yang di awali suku kata ha-, hi-, hu-, he-, dan ho
  4. Mengenal aturan di lingkungan 

    
    #  Tujuan Pembelajaran (TP):

  1. Peserta didik dapat mengenal aturan di lingkungan keluarga dan sekolah.
  2. Peserta didik dapat menulis kata yang di awali suku kata ha-, hi-, hu-, he-.

Apersepsi : 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang contoh pengamalan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta tentang operasi hitung penjumlahan yang hasilnya 10  Nah, untuk hari ini kita akan mempelajari materi tentang hubungan jumlah bulu pada burung Garuda Pancasila dengan tanggal kemerdekaan Indoensia serta menulis kata yang di awali suku kata ha-, hi-, hu-, he-, dan ho. Oke mari kita mulai pembalajran hari ini. Semangat ananda sholih sholehah dalam KBM^^.



Materi Pendidikan Pancasila


Yuk, sebelum belajar perhatikan video berikut ya anak-anak. Let's check it out!!^^




Nah anak-anak, dari video tersebut dapat kita simpulkan bahwa:

Aturan adalah ketentuan yang dibuat untuk mengatur segala sesuatu agar kehidupan manusia menjadi tertib.

Sedangkan aturan di rumah merupakan aturan yang dibut untuk dipatuhi oleh seluruh anggota keluarga. Aturan di lingkungan rumah dibuat agar rumah menjadi nyaman dan damai.


Perhatikan gambar berikut ini!



Setelah kamu memeprhatikan gambar di atas,  cobalah kamu bandingkan dengan keadaanmu saat ini. Apakah kamu melakukan hal yang sama dengan nisa? Apakah kamu sudah mengucapkan salam ketika memasuki rumah? serta merapikan sepatumu di rak sepatu?


Kegiatan yang dilakukan nisa tersebut merupakan salah satu contoh menaati aturan di rumah.


Berikut ini adalah contoh aturan yang ada di lingkungan rumah:

  • Menjaga kebersihan, membantu ibu menyapu, mengepel lantai, mencuci piring, dan membersihkan kaca jendela 
  • Bangun pagi dan merapikan tempat tidur 
  • Meminta izin sebelum menggunakan barang milik anggota keluarga lain 
  • Belajar dengan rajin 
  • Tidur tepat waktu 
  • Berbicara sopan dan tidak boleh berbicara dengan nada tinggi dan kasar 
  • Tidak boleh menghina sesama anggota keluarga lain 
  • Merapikan mainana dan kembalikan barang ke tempat semula 


Materi Bahasa Indonesia




Kata yang Diawali Suku Kata "Ha"

  • Hewan: harimau, hamster, hiu, helang, hantu
  • Benda: hujan, hati, halaman, handuk, hadiah
  • Tindakan: hadir, habis, hargai, halau, hampiri
  • Sifat: halus, hangat, haus, hebat, hati-hati

Kata yang Diawali Suku Kata "Hi"

  • Hewan: hiu, hiena
  • Benda: hiasan, hidung, hitam, hijau
  • Tindakan: hilang, hitung, hirup, hidup
  • Sifat: tinggi, hidup, hina

Kata yang Diawali Suku Kata "Hu"

  • Hewan: hutan, burung hantu
  • Benda: hujan, huruf, hulu
  • Tindakan: hujan, hutang, hukum
  • Sifat: hujan, husnuzon

Kata yang Diawali Suku Kata "He"

  • Hewan: helang, harimau
  • Benda: hati, halaman, handuk, hadiah
  • Tindakan: hadir, habis, hargai, halau, hampiri
  • Sifat: halus, hangat, haus, hebat, hati-hati

Kata yang Diawali Suku Kata "Ho"

  • Hewan: harimau, hantu
  • Benda: hotel, hutan, hodi
  • Tindakan: habis, hormat, hoki
  • Sifat: hormat, hoki

Contoh Penggunaan dalam Kalimat:

  • Harimau mengaum dengan sangat keras.
  • Hujan deras mengguyur kota.
  • Hitung semua buku di rak itu!
  • Hutan pinus terlihat sangat indah.
  • Hebat sekali kamu bisa menyelesaikan soal itu!

#. Refleksi dan Kesimpulan Pembelajaran 


Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini dapat diketahui bahwa sebagian besar peserta didik sudah mampu memahami materi tentang aturan yang ada di lingkungan rumah serta menulis kata yang di awali suku kata ha-, hi-, hu-, he-, dan ho, namun kendala dalam pelajaran ini yaitu masih terdapat beberapa peserta didik yang dibimbing dalam mengerjakan latihan karena belum lancar membaca. Untuk mengatasi hal tersebut maka guru akan melakukan bimbingan kepada peserta didik tersebut.


Jumat, 23 Agustus 2024

 

Selamat pagi tabik pun

Assalamualaikum anak Sholih dan sholiha ?

Apa kabar hari ini semoga kalian dalam ke adaan sehat walafiat Afiat aamiin, seperti biasa nya sebelum kalian berangkat ke sekolah pastikan kalian sudah sarapan,dan jangan lupa berwudhu terlebih dahulu kemudian membaca doa keluar rumah dan doa naik kendaraan sebelum kalian berangkat ke sekolah 🤗


MATERI HARI INI👇

Hari /Tanggal           :Jumat 23 Agustus 2024

Kelas                            : 1c

Mata Pelajaran        : Seni Rupa

#. Alur Tujuan Pembelajaran ( ATP

  1. Merasakan arah dan gerakan yang direpresentasikan oleh garis.

  2. Mengeksplorasi garis dalam hubungannya dengan musik dan perasaan.

    #.  Tujuan Pembelajaran (TP):
  1. Peserta didik dapat merasakan arah dan gerakan yang direpresentasikan oleh garis.
  2. Peserta didik dapat mengeksplorasi garis dalam hubungannya dengan musik dan perasaan. 
    #.  Capaian Pembelajaran (CP)
  • Peserta didik mampu mampu membentuk persepsi dan menggambarkan kualitas garis (misalnya tebal, tipis atau rapat, renggang) dengan cara menghubungkannya dengan suara atau gerakan tertentu. Mereka kemudian membuat gambar menggunakan berbagai macam garis sebagai bentuk respon terhadap musik tertentu.

Apersepsi : 

MATERI SENI RUPA


Garis dalam seni rupa adalah sekumpulan titik yang berderet dan berhimpun. Garis ini merupakan hasil goresan yang disebut garis nyata.


Amatilah video berikut ini!



Lihatlah semua garis ini. Semua menunjukkan gerakan. Mari gerakkan jari atau tanganmu mengikuti garisnya. Garis seperti apa yang kamu rasakan? Sekarang pejamkan matamu. Dengarkan lagu yang diputarkan gurumu. Gerakkan tanganmu mengikuti irama lagu. Garis seperti apa yang kamu dapatkan?




Nah anak-anak mari kita bayangkan dan ikuti bentuk garis yang berasal dari benda-benda di sekitarmu, seperti kertas yang melayang di udara. Lalu cobalah untuk menggambarkan garis tersebut sesuai dengan imajinasi dan bayanganmu di buku tulis.


Setelah itu perhatikanlah, benda-benda yang ada di sekitarmu, seperti buku, pensil, papan tulis dan lainnya. Benda-benda tersebut terbentuk dari garis-garis yang saling berhubungan. Benda-benda tersebut dapat menghasilkan suara lohh.


Mari kita coba gengan menutup mata saat dan mendengarkan lagu-lagu yang akan diputarkan yaaa, bayangkan bagaimana bentuk garis yang terbentuk dari irama lagu tersebut. Kemudian buka mata kalian dan dengarkan kembali lagu-lagu tersebut, gambarkan garis yang dapat kalian bayangkan sesuai dengan irama lagu tersebut.


Refleksi dan Kesimpulan Pembelajaran 


Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini dapat diketahui bahwa sebagian besar peserta didik sudah dapat merasakan arah dan gerakan yang direpresentasikan oleh garis, dan dapat mengeksplorasi garis dalam hubungan dengan musik hanya saja  ada beberapa siswa yang belum memahami karena siswa tersebut belum lancar dalam membaca.Untuk mengatasi itu guru akan berusaha agar semua peserta didik dapat lancar membaca dan menulis.


Kamis, 22 Agustus 2024

  

Selamat pagi tabik pun

Assalamualaikum anak Sholih dan sholiha ?

Apa kabar hari ini semoga kalian dalam ke adaan sehat walafiat Afiat aamiin, seperti biasa nya sebelum kalian berangkat ke sekolah pastikan kalian sudah sarapan,dan jangan lupa berwudhu terlebih dahulu kemudian membaca doa keluar rumah dan doa naik kendaraan sebelum kalian berangkat ke sekolah 🤗


MATERI HARI INI👇

Hari /Tanggal           :Kamis 22 Agustus 2024

Kelas                            : 1c

Mata Pelajaran        : Projek penguatan profil pelajar Pancasila ( P5)

Tujuan Projek:


  Dengan mengangkat tema “Bhineka Tunggal Ika” dan megacu kepada dimensi profil projek Pancasila, topik “Keberagaman Budayaku”, projek ini bertujuan untuk mewujudkan peserta didik yang memiliki karakter kebhinnekaann terhadap keberagaman etnik, agama, dan budaya. Selain itu projek ini juga bertujuan untuk mengenali dan memahami perbedaan sehingga melahirkan sikap saling menghargai, menghormati, toleransi, dan terpatri rasa bersyukur bahwa keberagaman Bangsa Indonesaia merupakan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa serta menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika dengan cara mempelajari dan menampilkan keberagaman tersebut melalui berbagai karya seperti membuat mahkota adat khas daerahnya masing-masing.

    📌 Alur Projek:
          Projek ini dilakukan dalam empat tap:
  1.                 Pada tahap observasi atau pengenalan peserta didik diajak untuk mengamati keberagaman suku, agama, budaya dan sebagainya pada teman-teman di kelas lalu peserta didik menulis hasil pengamatannya. Pendidik mengajak peserta didik berdiskusi dan melakukan tanya jawab tentang keragaman Bangsa Indonesia, seperti asal daerah, makanan daerah, pakaian adat, lagu daerah dan tarian daerah.
  2.  Pada tahap kontekstual, peserta didik berdiskusi tentang keberagaman etnik, agama, dan budaya. dari berbagai suku daerah di Indonesia, kemudian mengenal kebudayaan dan ciri khas daerah Lampung.
  3. Pada tahap Aksi, peserta didik belajar dan berlatih membuat karya atau media yang menunjukkan ke khasan dari daerah Lampung, seperti mahkota siger, kopian, dalan aksesoris adat Lampung.
  4. Tahap Evalausi dan Refleksi dilakukan setelah tahapan aksi nyata selesai, akan mengolah masukan dari kepala sekolah, para guru, para orang tua murid dan peserta didik untuk perbaikan dan penyempurnaan proyek di waktu mendatang.

📌 Target Projek

Melalui projek ini, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan tiga dimensi profil pelajar Pancasila yaitu:

1. Kreatif, khususnya elemen menghasilkan gagasan yang orisinil dan menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

2, Berkhebinekaan global, khususnya elemen mengenali dan menghargai budaya

3. Gotong royong, khususnya elemen kolaborasi

  Apersepsi : 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah..  Pada pertemuan P5 sebelumnya kita belajar tentang sejarah provinsi Lampung dan mengenal ciri khas kebudayaan provinsi Lampung, Nah, untuk hari ini kita akan belajar tentang bahan-bahan dan langkah-langkah dalam mebuat siger Lampung. Oke mari simak dan perhatikan materi berikut ini yaa^^



📌 Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)



TAHAP KONTEKSTUAL

PERTEMUAN 4

 

Jenis Kegiatan                        : Tatap Muka dan Tugas Kelompok

Tanggal Pelaksanaan     : Kamis, 22 Agustus 2024

Waktu                                     : 1 x pertemuan

Materi                                     : Mempelajari Proses Pembuatan Siger

Peran Pendidik                      :  Fasilitator dan Narasumber

 

Persiapan :

1.      Pendidik menyiapkan video pembelajaran tentang proses pembuatan siger

2.      Pendidik menyiapkan karton untuk membuat contoh siger

 

Pelaksanaan :

1.      Pendidik menampilkan Video pembelajaran pembuatan mahkota siger dari kardus :


2.      Pendidik memberikan pertanyaan:

a.       Bahan apa saja yang biasa digunakan untuk membuat siger?

b.      Bagamaian langkah-langkah membuat siger?

c.       Apakah menurutmu pembuatan siger Lampung perlu dilestarikan?

3.      Pendidik mengajak peserta didik untuk melakukan permainan LCT (Lomba cepat tanggap) terkait materi atau isi dari video yang ditayangkan

Contoh soal:

-          Icon provinsi lampung adalah? (siger, tapis, gajah)

-          Warna dasar mahkota siger adalah? (emas)

-          Bahan dasar untuk membuat mahkota siger adalah? (tembaga/logam)

-          Berapa jumlah lekuk/cabang mahkota siger (9)

4.      Peserta didik dibagi menjadi 4 kelompok setiap kelompok diberi potongan karton. Lalu tiap kelompok diminta untuk membuat contoh sketsa siger seperti yang ada di dalam video dan menghiasnya sesuai kreatifitas kelompok.


5.      Peserta didik diberi kesempatan tiap kelompok untuk memberikan nilai terhadap hasil dari kelompok lainnya

6.      Peserta didik bersama kelompoknya diberi tugas untuk menjawab pertanyaan yang telah disediakan pendidik

 MATERI 

MAHKOTA SIGER


Sigersigokh dalam dialek Saibatin, memiliki bentuk simetris bilateral, memajang ke arah kiri dan kanan dari penggunanya. Di bagian atas, terdapat lekukan dengan jumlah spesifik. Jumlah lekukan di bagian atas mencirikan asal wilayah siger tersebut berasal. Selain dari lekukannya, asal daerah siger juga dapat dikenali dari detail-detail lain seperti rumbai-rumbai dan batang sekala.

Siger adalah simbol khas daerah Lampung. Siger dibuat dari lempengan tembaga, kuningan, atau logam lain yang dicat dengan warna emas. Siger biasanya digunakan oleh pengantin perempuan suku Lampung pada acara pernikahan ataupun acara adat budaya lainnya.

Atribut Siger memiliki tujuh lekukan dari depan ke belakang yang menggambarkan tentang tradisi Juluk Adok atau gelar yang merupakan bagian dari lima falsafah hidup Ulun Lampung. Setiap lekukan menggambarkan posisi, peran, dan tanggung jawab penyandang (penyimbang) gelar. Ukuran setiap lekukan berbeda- beda, mulai dari lekukan pertama berbentuk paling tinggi, artinya posisi paling depan menggambarkan posisi gelar tertinggi. Lekukan berikutnya dengan ukuran semakin pendek artinya posisi gelar yang berada di bawah posisi gelar sebelumnya dan seterusnya. 



 Format LKPD untuk di buku tulis

 LEMBAR KERJA PERTEMUAN 4


Nama Kelompok :       ___________________________     

Nama Anggota Kelompok:

1.      

2.      

3.      

4.      

5.      


Kerjakanlah!

Sebutkanlah bahan-bahan yang diperlukan dalam membuat mahkota siger asli?

Jelaskanlah langkah-langkah dalam membuat siger!

 

 

 

 

 

 

 RUBRIK PENILAIAN

 

 

Nama Kelompok

Gambar sketsa

Mengetahui bahan-bahan dalam mebuat siger

Mengetahui Langkah-langkah membuat siger

Skor = 30

Skor = 30

Skor = 30

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Skor maksimal = 90

 

 LKPD untuk di print


 REFLEKSI PEMBELAJARAN 


Berdasarkan hasil pembelajaran hari ini dapat diketahui bahwa semua peserta didik suda mampu untuk memahami materi tentang cara membuat mahkota siger sederhana, dan mengetui bahan-bahan serta langkah-langkah membuat siger. Kendala yang dihadapi pada pembelajaran hari ini yaitu pada saat membuat sketsa siger masih terdapat beberapa peserta didik yang memerlukan arahan dan bimbingan karna kesulitan dalam membuat garis.