Media ajar: Video pembelajaran, Gambar Bendera Negara Indonesia, LKPD
📌 Capaian Pembelajaran (CP):
1. Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Murid mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.
📌 AlurTujuan Pembelajaran (ATP):
1. Murid dapat membuat karya seni rupa sederhana berdasarkan pengalaman visual menggunakan alat dan bahan yang tersedia.
📌Tujuan Pembelajaran (TP):
1. Membuat karya seni rupa sederhana berdasarkan pengalaman visual menggunakan alat dan bahan yang tersedia.
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Nah pada pertemuan kali ini kita akan mempelajari pendidikan pancasila yaitu mengenal Identitas diri. Oke mari sama-sama kita simak penjelasan materinya di bawah ini yaa, semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^
📌 Materi Seni Rupa
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!
Pengertian Pengalaman Visual
Pengalaman visual adalah apa yang kita lihat dengan mata di sekitar kita.
Contohnya: warna, bentuk, garis, dan benda-benda di lingkungan sekitar. Dengan mengamati lingkungan, kita bisa mendapatkan ide atau gagasan untuk membuat karya seni rupa. Saat mengamati lingkungan, perhatikan hal-hal berikut:
1. Bentuk: bulat, persegi, panjang
2. Warna: merah, kuning, hijau, biru
3. Garis: lurus, lengkung, zig-zag
4. Tekstur: halus dan kasar
Lingkungan sekitar banyak memberikan ide untuk berkarya seni rupa, seperti:
1. Lingkungan Rumah
Contoh yang dapat diamati: Rumah, pagar, jendela, Meja, kursi, lemari, Tanaman, bunga, dan hewan peliharaan
Contoh karya seni: Menggambar rumah, Menggambar bunga di halaman, Menggambar hewan peliharaan
2. Lingkungan Sekolah
Contoh yang dapat diamati: Gedung sekolah, Kelas, papan tulis, meja, kursi, Guru dan teman
Contoh karya seni: Menggambar sekolah, Menggambar teman belajar, Menggambar kegiatan di kelas
3. Lingkungan Alam dan Masyarakat
Contoh yang dapat diamati: Pohon, langit, awan, matahari, Jalan, taman, pasar, Orang-orang yang beraktivitas
Contoh karya seni: Menggambar pemandangan, Menggambar taman bermain, Menggambar kegiatan di lingkungan sekitar
Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
📌 AlurTujuan Pembelajaran (ATP):
Murid dapat menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
📌Tujuan Pembelajaran (TP):
Menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Nah pada pertemuan kali ini kita akan mempelajari pendidikan pancasila yaitu mengenal Identitas diri. Oke mari sama-sama kita simak penjelasan materinya di bawah ini yaa, semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^
📌 Materi Pendidikan Pancasila
Marilah kita menyanyikan lagu berikut ini yaa,
Let's chek it out!! ^^
Pengertian Identitas Diri
Identitas diri adalah ciri khas yang dimiliki oleh setiap orang. Setiap anak memiliki identitas diri yang berbeda-beda dan semua harus saling menghargai.
1. Jenis Kelamin
Jenis kelamin adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan.
👦 Laki-laki
👧 Perempuan
2. Ciri-Ciri Fisik
Ciri-ciri fisik adalah bagian tubuh yang dapat dilihat. Contoh ciri-ciri fisik:
Warna kulit: putih, sawo matang, cokelat
Rambut: lurus, keriting, pendek, panjang
Tinggi badan: tinggi, sedang, pendek
Mata: besar, kecil
3. Hobi
Hobi adalah kegiatan yang disukai dan dilakukan saat waktu luang.
📌 Metode dan Media ajar Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning Media ajar: Gambar, Kartu Soal, LKPD 📌 Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
Muridmampumenunjukkanketerampilanmenulispermulaandenganbenardiataskertasdan/ataumelaluimediadigital.Muridmampumengembangkantulisan tanganyangsemakinbaik. Murid mampumenulisberbagaitekstentangdiri,keluarga,dan/ataulingkungandenganbeberapakalimat sederhana.
📌 AlurTujuan Pembelajaran (ATP)
Murid dapat membandingkan jumlah benda yang berjumlah paling banyak 20.
Murid dapat memahami penggunaan kata "Tolong, Maaf, Permisi dan Terima Kasih".
📌Tujuan Pembelajaran (TP):
Membandingkan jumlah benda yang berjumlah paling banyak 20.
Memahami penggunaan kata Tolong dalam kehidupan sehari-hari
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar mengenai hak dan kewajiban di sekolah dan dilingkungan masyarakat. Nah pada pertemuan kali ini kita akan melaksanakan belajar materi Membandingkan banyak benda sampai 20 dan menulis suku kata ma, mi, mu, me, dan mo. Oke mari sama-sama kita simak pembelajaran hari ini yaa, semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^
Materi Matematika
Membandingkan banyak benda
Membandingkan banyak benda berarti melihat dan menghitung jumlah benda, lalu menentukan mana yang:
Lebih banyak
Lebih sedikit
Sama banyak
Contoh :
🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎 (15 apel)
🍌🍌🍌 🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌(12 pisang)
Karena 5 lebih besar dari 3, maka: Apel lebih banyak daripada pisang atau 15 > 13
Mata Pelajaran : Seni Rupa dan Pendidikan Pancasila
Guru Kelas : Muslana, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.
📌 Metode dan Media ajar
Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning
Media ajar: Video pembelajaran, Gambar Bendera Negara Indonesia, LKPD
📌 Capaian Pembelajaran (CP):
1. Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Murid mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.
2. Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
📌 AlurTujuan Pembelajaran (ATP):
1. Murid dapat membuat karya seni rupa sederhana berdasarkan pengalaman visual menggunakan alat dan bahan yang tersedia.
2. Murid dapat menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
📌Tujuan Pembelajaran (TP):
1. Membuat karya seni rupa sederhana berdasarkan pengalaman visual menggunakan alat dan bahan yang tersedia.
2. Menyebutkan identitas diri sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya.
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Nah pada pertemuan kali ini kita akan mempelajari pendidikan pancasila yaitu mengenal Identitas diri. Oke mari sama-sama kita simak penjelasan materinya di bawah ini yaa, semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^
📌 Materi Seni Rupa
Mari kita lihat video pembelajaran berikut ini!
Pengertian Pengalaman Visual
Pengalaman visual adalah apa yang kita lihat dengan mata di sekitar kita.
Contohnya: warna, bentuk, garis, dan benda-benda di lingkungan sekitar. Dengan mengamati lingkungan, kita bisa mendapatkan ide atau gagasan untuk membuat karya seni rupa. Saat mengamati lingkungan, perhatikan hal-hal berikut:
1. Bentuk: bulat, persegi, panjang
2. Warna: merah, kuning, hijau, biru
3. Garis: lurus, lengkung, zig-zag
4. Tekstur: halus dan kasar
Lingkungan sekitar banyak memberikan ide untuk berkarya seni rupa, seperti:
1. Lingkungan Rumah
Contoh yang dapat diamati: Rumah, pagar, jendela, Meja, kursi, lemari, Tanaman, bunga, dan hewan peliharaan
Contoh karya seni: Menggambar rumah, Menggambar bunga di halaman, Menggambar hewan peliharaan
2. Lingkungan Sekolah
Contoh yang dapat diamati: Gedung sekolah, Kelas, papan tulis, meja, kursi, Guru dan teman
Contoh karya seni: Menggambar sekolah, Menggambar teman belajar, Menggambar kegiatan di kelas
3. Lingkungan Alam dan Masyarakat
Contoh yang dapat diamati: Pohon, langit, awan, matahari, Jalan, taman, pasar, Orang-orang yang beraktivitas
Contoh karya seni: Menggambar pemandangan, Menggambar taman bermain, Menggambar kegiatan di lingkungan sekitar
📌 Materi Pendidikan Pancasila
Marilah kita menyanyikan lagu berikut ini yaa,
Let's chek it out!! ^^
Pengertian Identitas Diri
Identitas diri adalah ciri khas yang dimiliki oleh setiap orang. Setiap anak memiliki identitas diri yang berbeda-beda dan semua harus saling menghargai.
1. Jenis Kelamin
Jenis kelamin adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan.
👦 Laki-laki
👧 Perempuan
2. Ciri-Ciri Fisik
Ciri-ciri fisik adalah bagian tubuh yang dapat dilihat. Contoh ciri-ciri fisik:
Warna kulit: putih, sawo matang, cokelat
Rambut: lurus, keriting, pendek, panjang
Tinggi badan: tinggi, sedang, pendek
Mata: besar, kecil
3. Hobi
Hobi adalah kegiatan yang disukai dan dilakukan saat waktu luang.
📌 Metode dan Media ajar Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning Media ajar: Gambar, Kartu Soal, LKPD 📌 Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
Murid mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/ atau melalui media digital. Murid mampu mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Murid mampu menulis berbagai teks tentang diri, keluarga dan/atau lingkungan dengan beberapa kalimat sederhana.
📌 AlurTujuan Pembelajaran (ATP)
Murid dapat membandingkan jumlah benda yang berjumlah paling banyak 20.
Murid dapat menulis dan menyebutkan suku kata “ma, mi, mu, me, mo”.
📌Tujuan Pembelajaran (TP):
Membandingkan jumlah benda yang berjumlah paling banyak 20.
menulis dan menyebutkan suku kata “ma, mi, mu, me, mo”.
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar mengenai hak dan kewajiban di sekolah dan dilingkungan masyarakat. Nah pada pertemuan kali ini kita akan melaksanakan belajar materi Membandingkan banyak benda sampai 20 dan menulis suku kata ma, mi, mu, me, dan mo. Oke mari sama-sama kita simak pembelajaran hari ini yaa, semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^
Materi Matematika
Membandingkan banyak benda
Membandingkan banyak benda berarti melihat dan menghitung jumlah benda, lalu menentukan mana yang:
Lebih banyak
Lebih sedikit
Sama banyak
Contoh :
🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎 (15 apel)
🍌🍌🍌 🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌(12 pisang)
Karena 5 lebih besar dari 3, maka: Apel lebih banyak daripada pisang atau 15 > 13
LKPD
Materi Bahasa Indonesia :
Simak video pembelajaran berikut ya ...
Suku kata ma, mi, mu, me, mo adalah gabungan konsonan 'm' dengan vokal a, i, u, e, o. Ini adalah dasar penting dalam belajar membaca Bahasa Indonesia untuk anak-anak, membentuk suku kata sederhana seperti ma (makan, mama), mi (milo, mimik), mu (muda, murai), me (meja, melati), dan mo (mobil, monyet), yang kemudian digabungkan menjadi kata-kata bermakna.
Cara Menggunakannya
Suku kata ini digabungkan untuk membentuk kata yang lebih panjang, misalnya: